REZEKI MEMANG TAK BERPINTU
By: Olla, 011211
Memang benar apa yang dikatakan orang-orang, kita ga perlu meratapi segala kekurangan yang kita miliki. Terutama terhadap nikmat rezeki yang kita peroleh. Rezeki yang kita peroleh setiap harinya tidaklah selau sama, kadang kita bisa menikmati rezeki berlebih, cukup atau bahkan masih merasa kekurangan. Sebenarnya kita tidak perlu benar menghitung setiap kelbihan rezeki, kecukupan ataupun kekurangannya. Yang perlu kita lakukan adalah bersyukur dan bersyukur kepada Allah Sang Pemberi rezeki umatnya.
Hal ini dialami sendiri oleh Ardilla, mahasiswi perantauan tingkat akhir disebuah perguruan tinggi negri di negeri ini. Beberapa bulan yang lalu dia mendaftarkan diri dalam sebuah program beasiswa di kampusnya. Kemudian setelah tau kalo dia adalah salah satu penerima beasiswa tersebut, Ardilla memutuskan untuk tidak lagi menerima uang kiriman untuk belanja perbulan yang biasa dikirim setiap bulannya oleh ibunya. Hal ini dia lakukan karena beberapa pertimbangan sehingga akhirnya Ardilla mampu memutuskan hal tersebut.
Awalnya, dia berfikir apakah dia yakin dengan keputusannya itu? apakah dia bisa mencukupi semua kebutuhannya disini tanpa uang kiriman orang tua?, tetapi semua fikiran itu mampu diabaikannya begitu saja, karena dia berpikir dia pasti bisa, dan beginilah caranya membantu mengurangi beban orang tuanya, ya… meski hanya dengan tindakan kecilnya itu.
Namun, memang tidak disangka-sangka rezeki itu memang tidak berpintu, rezeki itu datang dari mana-mana, sekali lagi Ardilla sangat bersyukur kepada Tuhan karena Dia tidak pernah sedikitpun meninggalkan umatnya, disaat Ardilla telah meutuskan hal ini Allah tetap memberikannya rezeki dari pintu lainnya. Ada-ada saja memang. Mulanya, awal bulan November Ardilla mendapat pengumuman bahwa kelompok KKP (Kuliah Kerja Profesi)-nya termasuk Makalah terbaik dan harus dipresentasikan kepada LPPM di kampusnya pada akhir november, tepatnya 27 November 2011 lalu. Kelompok yang menang Juara 1 akan mendapat hadiah uang tunai. Tidak disangka-sangka kelompok Ardilla-lah yang menjadi Juaranya.
Pada hari itu juga Ardilla mendapatkan tawaran dari kakak kelasnya untuk membantu pekerjaannya dan lumayan dia mengapresiasi pekerjaannya. Lumayanlah untuk menambah sedikit uang sakunya. Kemudian, beberapa hari yang lalu Ardilla juga mendapatkan tawaran melalui kenalannya dari Humas Kampusnya untuk ikut syuting Profil Kampus. Untungnya Ardilla bisa melakukannya disela jadwal kuliah yang kosong.
“Alhamdulillah aku sangat bersyukur, dengan segala kekuranganku, Allah masih menyayangi ku dan tidak pernah melupakanku terlepas aku adalah umatnya yang tidak pernah luput dari kesalahan dan dosa”, begitulah Ardilla mengucapkan kalimat syukurnya kepada Tuhan disela percakapnnya dengan seorang sahabatnya dikamar kos-kosan, saking bahagianya dan bersyukurnya Ardilla.
Dan karena itulah kita sebagai umatnya, diwajibkan untuk bisa selalu bersyukur terhadapa apa yang kita miliki.Subhanallah walhamdulillah :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar