by : Yolla Rahmi M (160810.11:00 am)
Mulanya sih, aku ngga pernah kepikiran untuk masuk kedunia jurnalistik. Kenapa?? Karena bagiku jurnalistik itu adalah dunia yang penuh dengan deadline dan kita harus berkejar-kejaran dengan jurnalis lainnya untuk mendapatkan sebuah berita yang menarik dan paling up date. Hal ini membuat aku semakin ngga tertarik untuk memasuki dunia ini, karena aku pikir kenapa sih kita harus berkejar-kejaran berita toh nantinya juga kita akan sama-sama menerbitkan berita itu juga. Tapi ternyata sekarang aku tau, betapa sempitnya aku berpikir kalo seorang jurnalis itu kerjanya cuma mengejar berita yang terkini dengan deadline waktu tertentu, karna ini hanya akan membuat kita semakin jenuh dengan pekerjaan ini dan ini mungkin karna aku hanya mampu menyoroti sebagian kecil dari dunia jurnalistik. Aku pernah mendengar penjelasan dari seseorang yang mungkin sudah senior di dunia jurnalistik ini, dia berkata kalo seorang jurnalis itu ngga cuma mencari berita yang terbaru dan menerbitkannya, tetapi bagaimana kita bisa bertutur sesuai dengan logika dan jurnalistik itu ngga se sempit yang kita bayangkan.
Tentunya diantara kita semua ada yang tau tentang kisah seorang jurnalis yang sangat hobi menuliskan kegiatan-kegiatan dan pengalaman-pengalamannya sehari-hari di sebuah blog dan pada akhirnya tulisan-tulisannya banyak sekali orang yang menyukainya karena dengan gaya penulisannya yang menarik yang kemudian dari tulisannya itu menjadi sebuah buku dan difilm-kan. Betapa menariknya hal ini bukan?, karana dari hanya sekedar hobi curhat dan mau menuliskannya yang mungkin bagi sebagian orang itu bukannlah menjadi sebuah hal yang penting tapi akhirnya bisa mendatangkan benefit tersendiri untuknya dan sangat menghibur untuk orang lainnya.
Dan begitu banyak kisah penulis/jurnalis lainnya yang bisa memotivasi dan membuka mata kita bahwa begitu menyenangkannya dunia jurnalistik itu. Pernah tau ngga si tentang kisah seorang jurnalis luar (hmm maaf, aku lupa siapa namanya J yang pasti kisahnya bisa memotivasi kita untuk tetap menulis). Dimulai dari hobinya yang suka menguping pembicaraan seseorang disutu tempat dan bisa terlibat dengan pembicaraan itu, dia menuliskan isu-isu yang menjadi buah bibir sekumpulan orang pada hari itu dan menuliskan opininya, sampai suatu ketika dia mendapatkan sebuah kolom untuk tulisannya dalam sebuah majalah. Hal yang simple bukan? tapi melalui tulisan dan ciri khas tulisannya sendiri orang-orang bisa memperoleh info-info ringan yang sangat menarik.
Yang terpenting dalam sebuah tulisan adalah melalui informasi yang kita dapat kita bisa menginformasikannya kembali kepada orang lain dan menambah pengetahuan lain untuk pembaca. Betapa mulianya seorang penulis, dari wawasan yang ia dapat lalu dengan ikhlasnya mereka mau berbagi kepada orang lain melalui tulisannya meskipun ia harus berkajar informasi terlebih dahulu ataunpun membeberkan pengalaman-pengalaman pribadinya kepada orang lain, yang mungkin buat sebagian orang enggan untuk melakukannya. J
Dari menulis kita juga bisa belajar banyak tentang beberapa etika yang mungkin secara tidak langsung menyadarkan kita dan membentuk etika yang baik untuk kita sebagai seorang penulis. Seperti dalam etika penulisan kita harus bisa bersikap jujur dengan tulisan yang kita tulis. Kejujuran merupan hal yang paling penting dalam setiap hal yang kita lakukan termasuk dalam menulis. Bagaimana kita bisa menyebarkan banyak pengetahuan dan wawasan yang kita dapat jika dalam penulisannya kita tidak bisa jujur. Selanjutnya kita harus bisa objektif dalam menulis, maksudnya dalam membuat sebuah tulisan kita tidak hanya terpaut dengan pemikiran sendiri tapi juga bisa memperhatikan hal-hal lain yang mempengaruhi kebenaran informasi yang kita peroleh. Namun mungkin berbeda dengan gaya penulisan seseorang yang menulis pengalaman sendiri, objektivitas mungkin tidak terlalu mendominasi dalam tulisan-tulisannya. Selanjutnya verifikasi dan menghormati sumber (on the record, background/not for attribution, deep background, off the record).
Masa bodo dengan penilaian bagus atau tidaknya tulisan kita, yang harus dilakukan adalah kalo kita ingin menulis mulailah dari sekarang, tulislah mengenai hal apapun yang bisa kamu tulis, suarakan apapun yang ingin kamu beri tahu pada dunia, lama-lama dari proses yang seperti inilah kita bisa terus balajar dan berlatih untuk terus menulis. Dan sekarang aku tau dunia jurnalistik tak sesempit yang aku bayangkan sebelumnya, dan betapa menyenangkan sekali kalo kita bisa menulis dengan baik dan semua orang bisa terhibur dan memperoleh hal baru dari tulisan-tulisan yang kita buat. Keep trying la …!!!